Bisnis kos harus memiliki laporan keuangan yang baik untuk pertanggungjawaban kepada investor. Terutama bagi Anda yang memiliki usaha kos-kosan yang modal awal pembangunannya berasal dari dana yang di setorkan oleh investor. Karena bagaimanapun investor pasti menginginkan adanya Return of Investment (ROI). Jika tidak ada laporan yang baik maka dia tidak akan tahu grafik perkiraan kapan ROI-nya akan didapatkan.
Secara garis besar untuk menghitung laba adalah dengan cara mengurangi omset dengan biaya operasional. Untuk usaha kos-kosan maka Omzet adalah merupakan jumlah total dari pendapatan selama operasional usaha kos-kosan. Yang dimaksud dengan jumlah total dari pendapatan selama operasional usaha ini adalah merupakan semua hasil uang atas sewa kamar dan hasil pendapatan dari kegiatan bisnis lain seputar kos-kosan.